JUAL TANAH
Suatu hari di minggu pagi , Pak Di adalah seorang penjual Tanah , dia menemui seorang client atau pembelih Tanah yang bernama Toni. Mereka akan ketemuan di Restaurant China , dan Pak Toni memesan makanan china untuk mereka berdua. Sambil menunggu makanan mereka memulai berbincang.Pak Di :"Selamat Pagi ".
Pak Toni :"Selamat pagi juga Pak ! senag bertemu dengan anda".
Pak Di :"Sama - sama Pak . Bagaimana lanjutan dari penawaran kemarin tentang haraga Tanah yang saya berikan kepada bapak ?".
Pak Toni :"Menurut saya , apabila Tanah itu anda jual yakni per-meternya Rp 1000.000,00 . Itu dapat
mengurangi untung dari perusahaan saya . Pengurangan untung pun cukup besar apabilah harga Tanah per - meternya segitu , jadi........".
Pak Di :"Aakn tetapi , Tanah yang saya miliki itu memiliki potensi untuk kemajuan perusahaan Anda
. Selain letaknya yang strategis , Tanah itu juga memiliki SHM (Surat Hak Milik) dan siap
dibangun langsung tanpa pembersihan lahan terlebih dahulu ".
Pak Toni :" Iya , saya tahu , tetapi saya disini ingin membeli Tanah anda seluas lima hektar dari
tujuh hektar Tanah yang anda miliki . Tolonglah haraga Tanah per - meternya diturunkan
menjadi Rp 600.000,00 , Bagaimana ?".
Pak Di :" Tidak bisa begitu Pak , itu terlalu murah dan tidak sebanding dengan haraga Tanah
ditempa lain umumnya . Ya sudah Rp 800.000,00 per - meternya , Bagaiamana ? harga itu
sudah mentok Pak ".
Pak Toni :" Turun sedikit lagi , apakah tidak bisa ?".
Pak DI :" Bisa Pak ".
Pak Toni :" Berapa jadinya ?".
Pak Di :" Rp 799.000,00 per - meternya".
Pak Toni :" Turun kok cuma Rp 1000,00 itu terlalu sedikit. Saya ingin yang banyak . Bagaimana jika
tanah itu saya beli Rp 2.000.000,00 per - meternya
Pak Di :" Saya sanagat setuju Pak !!".
Pak Toni :" Deal ". ( sambil berjabat tangan )
Pak Di :" Deal !! Pak , terima kasih atas kerjasamanya ".
Pak Toni :"Sama - sama pak !!! saya orang kaya Pak . Apa perlu saya beli dengan Rp 3.000.000,00
per - meternya ".
Pak Di :" Sudah Pak tidak usah . Cukup Rp 2.000.000,00 saja . Ya udah , jumpa Pak ".
Pak Toni :" Loh , trus makanannya bagaimana ini ?".
Pak Di :" Untuk bapak saja soalnya saya ada urusan penting di kantor kades ".
Pak Di pun sangat senang hatinya karena Tanahnya telah sepakat dibeli oleh Pak Toni dengan harga yang melambung tinggi . sampai - sampai Pak Di tidak selera makan di restaurant China .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar